PENGELOLAAN SUMBERDAYA BERKELANJUTAN UNTUK KESIAPAN PENGEMBANGAN EKOWISATA PETUALANGAN DI CURUG BIBIJILAN PASCA PANDEMI COVID-19

Authors

  • Muhamad Redito Gea Anjana Institut Pertanian Bogor
  • Eva Rachmawati

Abstract

Curug Bibijilan merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai daerah ekowisata. Sebagai destinasi yang terdampak, masa pandemi COVID-19 dapat menjadi kesempatan bagi pengelola untuk menyiapkan pengembangan potensi sumberdaya ekowisata melalui inisiatif pengelolaan yang berkelanjutan. Peluang juga didorong dengan tren ekowisata yang diprediksi akan meningkat setelah masa pandemi COVID-19. Penelitian dilakukan dengan tujuan menilai potensi sumberdaya eksisting berdasarkan instrumen penilaian ADO-ODTWA menurut Dirjen PHKA, identifikasi  pengelolaan berdasarkan SNI 8013:1014, serta merumuskan bentuk inisiatif pengelolaan sumberdaya berkelanjutan untuk kesiapan pengembangan ekowisata petualangan. Penelitian dilakukan di Curug Bibijilan pada bulan Maret-Juni 2021. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, observasi, angket dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ODTWA di kawasan Curug Bibijilan mendapatkan kategori layak untuk dikembangkan sebagai ekowisata petualangan. Dokumen perencanan perlu disiapkan untuk memenuhi semua indikator penilaian SNI 8013:2014. Pengelolaan sumberdaya ekowisata  diuraikan berdasarkan 12 tujuan utama dari pembangunan wisata berkelanjutan yakni mencakup economic viability, local properity, employment wuality, social equility, visitor fulfillment, local control, community wellbeing, cultural richness, physical integrity, biological diversity, resource efficiency, dan environmental purity. Pengelolaan berkelanjutan dilakukan berdasarkan subsistem sumberdaya dalam ekowisata yang mencakup monitoring tanah, air, udara, flora, dan fauna disertain program pengelolaan tapak, pengelolaan tumbuhan, pengelolaan lanskap, pengelolaan hidupan liar, dan manajemen ekosistem. Penelitian diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan metodologi yang telah berkembang dalam penelitian ekowisata yang relevan dengan kondisi pandemi COVID-19 serta memberikan implikasi manajerial berupa masukan bagi pengembangan ekowisata khususnya di Curug Bibijilan dan menjadi referensi untuk diterapkan di lokasi penelitian lainnya.

Kata kunci: berkelanjutan, ekowisata, pengelolaan, pengembangan

Downloads

Published

2022-02-23

Issue

Section

Articles